Sunday, November 21, 2010

Blue Ocean Strategy – Strategi Samudra Biru

Moto utama dari blue ocean strategy dalam menghadapi persaingan bisnis adalah “Jangan bersaing dengan para pesaing, tapi jadikan kompetisi itu sendiri tidak relevan. Pengertian blue ocean akan lebih jelas sebagai berikut.


Kim dan Maubourgne membedakan medan persaingan menjadi red ocean dan blue ocean . Kondisi pertama adalah medan persaingan yang disesaki para pebisnis yang memiliki kesamaan karakteristik dan fitur dalam usaha mereka memenangi persaingan, dimana semua kompetitor menawarkan produk yang seragam hingga sering menghasilkan pertarungan yang berdarah-darah. Kondisi diatas disebut red ocean yaitu medan yang berdarah karena untuk bisa bersaing dengan pesaing, setiap produsen akan berusaha menekan harga, memberikan fitur-fitur tambahan yang sebetulnya tidak terlalu dibutuhkan konsumen, dan lain-lain strategi kontra-produktif yang malah memperbesar cost dalam berbisnis tanpa mampu memaksimalkan output berupa growth, revenues, dan profit .

Sedangkan blue ocean diartikan sebagai medan bisnis baru yang bisa diciptakan sebuah perusahaan melalui apa yang disebut value innovation. Strategi Blue Ocean adalah strategi yang digunakan untuk memenangkan persaingan yang semakin ketat dengan membentuk suatu produk inovatif sehingga mampu memasuki pasar yang dilupakan oleh pesaing.

Strategi Blue Ocean memiliki enam prinsip dasar yang terbagi menjadi prinsip formulasi dan implementasi (eksekusi), prinsip formulasi:
 1.Membentuk ulang batasan pasar
 2.Berfokus pada gambaran besar bukan pada angka
 3.Meraih pasar di luar target yang telah ditetapkan
 4.Menerapkan langkah strategis dengan benar

 Blue ocean strategy bukanlah sekadar wacana teoretis, melainkan sesuatu yang sudah banyak dipraktikkan, sadar tidak sadar, oleh berbagai pelaku bisnis.

Sekadar contoh kasus dapat disimak sebagai berikut:

Cirque du Soleil yang dibentuk oleh seorang seniman bohemian. Organisasi ini melihat dunia sirkus adalah red ocean yang keras dan penuh darah karena setiap sirkus berlomba mencari pemain atraksi yang lebih hebat, binatang yang lebih bagus, dan sebagainya. Perlombaan ini menciptakan cost yang tinggi dalam dunia sirkus, padahal market share masing-masing malah mengecil. Lantas, apa solusi blue ocean dari Cirque du Soleil? Jawabannya adalah memadukan sirkus dengan teater, yaitu sirkus yang diberikan struktur cerita dimana pemain sirkus juga berperan sebagai aktor. Akibatnya, orang yang tidak menyukai sirkus tapi menyukai teater bisa terangkul, atau orang yang tidak menyukai teater tapi menyukai sirkus, bisa terangkul oleh Cirque du Soleil. Walhasil, Cirque melaju sukses sendirian di sini. Salah satu resep ampuh dari blue ocean strategy juga jadinya adalah menggeser perhatian dari sekadar customer ke non-customer , sebagaimana juga akan tampak dari kasus berikut. Dalam bahasa postmodern, kita mungkin bisa mengatakan blue ocean strategy semacam maklumat bagi "the death of customer"

Produsen anggur Australia Casella Wines. Casella Wines melihat bahwa persaingan di industri anggur mengandalkan kualitas dan usia anggur, kemasan mewah, pemasaran above-the-line , tradisi dan sejarah anggur, ragam rasa anggur, dan kerumitan rasa anggur. Padahal, Casella Wines mengamati, faktor-faktor itu hanya berpengaruh pada penikmat anggur, itu pun terbatas pada penikmat sejati, yang jumlahnya segelintir, sedangkan mayoritas massa di AS tidak menyukai anggur karena faktor-faktor yang rumit itu tadi. Makanya, Casella Wines memutuskan untuk membuat anggur dengan citra koktil atau softdrink yang tidak mementingkan usia, kemasan mewah, kerumitan rasa anggur, dan lain-lain. Casella Wines membuat anggur jadi minuman massal yang menarik bagi orang-orang (yang jumlahnya sangat besar) yang tadinya tidak menyukai anggur. Casella Wines menciptakan blue ocean dengan merangkul non-customer anggur dan melakukan inovasi nilai. Keampuhan pergeseran perhatian kepada non-customer ini juga sekaligus mengamini pendapat Drucker (1989: 5) bahwa “hasil dicapai dengan memanfaatkan peluang, bukan dengan memecahkan masalah,” dan salah satu peluang yang potensial digarap adalah mengubah non-customer menjadi customer .

Netjets. Memadukan antara penerbangan komersial kelas bisnis dan kepemilikan pesawat pribadi. Perusahaan ini melihat bahwa perusahaan memilih membeli jet pribadi karena ingin para eksekutifnya terbebas dari keriuhan khas penerbangan (antri tiket, terlalu banyak penumpang, dan sebagainya). Kekurangannya adalah, biaya perawatan pesawat terlalu tinggi dan juga belum tentu jam terbang dari para eksekutif perusahaan sepadan dengan biaya yang dikeluarkan.Netjets kemudian mengajukan solusi blue ocean cerdas dengan memecah kepemilikan satu pesawat dalam sejumlah saham. Setiap pemilik saham dari pesawat itu jadinya bisa menggunakan pesawat Netjets bak pesawat jet pribadi tanpa harus pusing memikirkan biaya perawatan. Biayanya pun sangat kompetitif karena hanya sedikit lebih tinggi dari tiket kelas bisnis dan jauh lebih rendah daripada membeli pesawat sendiri. Inilah juga salah satu contoh dari value innovation sebagaimana disebutkan sebelumnya.

Strategi Red Ocean vs Strategi Blue Ocean

Strategy Red Ocean :
 1.Bersaing dalam ruang pasar yang sudah ada
 2.Memenangi kompetensi
 3.Mengeksploitasi permintaan yang ada
 4.Memilih antara nilai-biaya(value-costtrade-off)
 5.Memadukan keseluruhan sistem kegiatan perusahaan dengan pilihan strategis antara diferensiasi atau biaya rendah

Strategi Blue Ocean
 1.Menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya
 2.Menjadikan kompetensi tidak relevan
 3.Menciptakan dan menangkap permintaan baru
 4.Mendobrak pertukaran nilai biaya
 5.Memadukan keseluruhan sistem kegiatan perusahaan dalam mengejar diferensiasi dan biaya rendah.

Prinsip Strategi Blue Ocean:
1.Merekonstruksi batasan-batasan pasar.
2.Fokus pada gambaran besar, bukan pada angka.
3.Menjangkau melampaui permintaan yang ada.
4.Melakukan rangkaian strategis dengan tepat.
5.Mengatasi hambatan-hambatan utama dalam organisasi
6.Mengintegrasikan eksekusi ke dalam strategi.

Faktor Resiko yang di tangani oleh tiap prinsip:
1.Resiko pencarian.
2.Resiko Perencanaan
3.Resiko Skala
4.Resiko Model Bisnis
5.Resiko Organisasi
6.Resiko Manajement

Setiap strategi pasti beresiko, Strategi selalu melibatkan peluang dan resiko, baik itu inisiatif samudra biru maupun samudra merah.

Strategi Blue Ocean


 1. Kanvas Strategi

Kanvas strategi adalah kerangka aksi sekaligus diagnosis untuk membangun strategi samudra biru yang baik. Kanvas strategi berfungsi untuk merangkum situasi terkini dalam ruang pasar yang sudah dikenal. sendirian menguasai pasar itu; sebelum para pemain lain menyadarinya.

Alat ini pada dasarnya merupakan alat diagnostik untuk membangun strategi Blue Ocean. Alat ini membantu kita mengidentifikasi current state of play dan memungkinkan anda untuk memahami :
• Arah persaingan dalam industri
• Faktor-faktor yang sedang dipersaingkan dalam industri – baik mencakup aspek produksi dan pelayanan
• Apa yang diterima konsumen dari penawaran kompetitif yang ada di pasaran

 2. Kerangka Kerja Empat Langkah


Kerangka kerja empat langkah merupakan alat untuk memperoleh big value berbasis lower cost dan merekontruksi elemen-elemen pembeli dalam membuat kurva nilai baru.

Aksi empat elemen ini merujuk pada hal berikut :


1. Eleminasi : Faktor (fitur) apa yang taken for granted, namun sebenarnya bisa dieliminasi? Dalam industry Anda, fitur apa yang sebenarnya tidak begitu penting namun karena kebiasaan, selalu ditawarkan kepada pelanggan.

2. Mengurangi : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya dikurangi jauh di bawah standar industri? Dalam industri Anda, fitur apa yang sebaiknya dikurangi karena tidak memberikan value yang tinggi kepada pelanggan.

3. Meningkatkan : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya ditingkatkan jauh di atas standar industri? Dalam industri Anda, fitur apa yang sebaiknya diberikan karena mampu memberikan value yang sangat tinggi kepada pelanggan; meski mungkin fitur ini sudah ditawarkan oleh para pesaing.

4. Menciptakan : Faktor (fitur) apa yang sebaiknya diciptakan yang belum pernah ditawarkan oleh industri? Dalam industri Anda, fitur baru apa yang sebaiknya diciptakan; fitur baru yang mampu memberikan value tinggi kepada pelanggan, dan selama ini belum pernah ditawarkan oleh pelanggan.

3.Skema Hapuskan-Kurangi-Tingkatkan-Ciptakan

Skema ini adalah alat analisis pelengkap bagi kerangka kerja empat langkah. Skema ini mendorong perusahaan untuk tidak hanya menanyakan empat pertanyaan dalam kerangka kerja empat langkath, tetapi mengimplementasikan keempat pernyataan tersebut untuk menciptakan suatu kurva nilai baru. Skema ini meberikan empat manfaat, yaitu :

Ø Mendorong perusahaan untuk mengejar differensiasi dan biaya murah secara bersamaan

Ø Dengan segera menghantam perusahaan yang hanya berfokus pada upaya meningkatkan dan menciptakan

Ø Skema ini dengan mdah akan dipahami oleh manager di setiap level

Ø Skema ini mendorong perusahaan untuk menganalisis setiap factor industri yang menjadi ajangkompetisi

Tiga Ciri Strategi yang Baik

Sebagaimana ditunjukan oleh kanvas strategi, kurva nilai memiliki tiga kualitas yang saling melengkapi :

1. Fokus, Setiap strategi yang hebat memiliki fokus, dan suatu profil strategis atau kurva nilai perusahaan harus jelas dengan jelas menunjukkan fokus tersebut.
2. Divergensi/Gerak Menjauh, Dengan menciptakan empat langkah kurangi, hilangkan, tambahkan, dan ciptakan, satrategi ini membedakan profile mereka dari profile umum industri.
3. Moto yang Memikat, Sebuah strategi yang baik memiliki moto yang jelas dan memikat.

Membaca Kurva Nilai

Kanvas strategi memungkinkan perusahaan untuk melihat masa depan dan masa kini. Untuk bisa melakukan ini, perusahaan hars memahami cara membaca kurva nilai. Yang ada dalam suatu kurva nilai adalah banyaknya pengetahuan strategis mengenai status terkini dan masa depan sebuah bisnis.

Empat Langkah Strategi Visualisasi :
1.Visual Kebangkitan
2.Visual Explorasi
3.Visual Strategi Fair
4.Visual Komunikasi

Sumber disini dan disini



1 comments:

Diana Kurnia said...

Artikelnya Baguss....
Persaingan yang bersifat head to head hanya membuat perusahaan menjadi lemah, oleh karna itu Blue Ocean Strategy perlu diciptakan untuk mengurangi intensitas persaingan dengan menciptakan pasar baru / ceruk pasar.
Sekedar ingin berbagi, barangkali bisa sedikit menambah referensi mengenai Blue Ocean Strategy
Makalah Blue Ocean Strategy

Post a Comment

Thank you very much for coming and come back soon...
Have fun and have a nice day...